Official Website Sean Gelael and Formula 2 Livestream | Watch Formula 2 Live Here

News

Ketahui Cedera yang Umum Dialami Saat Olahraga

Foto: Shutterstock
Jakarta: Kurang istirahat, gerakan yang terlalu cepat, berulang, dan kehausan dapat menyebabkan saraf sakit (cedera) dan terluka. Jika hal ini terjadi, akan menghambat latihan Anda.

Sebuah penelitian terhadap atlet yang diterbitkan dalam Journal of Athletic Training menunjukkan bahwa terlalu banyak gerakan yang berulang dalam olahraga berpotensi 30 persen menyebabkan cedera. Anda yang gemar berolahraga, perlu mengetahui cedera apa yang biasa dialami saat latihan dan bagimana mencegahnya.

1. Keseleo pergelangan kaki 

Kondisi ini tak hanya menimpa mereka yang berolahraga di luar ruangan. Associate Professor Kinesiology University of Texas di Arlington, Cindy Trowbidge mengatakan bahwa saat jogging di atas treadmill pun dapat mengakibatkan keseleo. Masalah terbesar saat treadmill di rumah adalah Anda kehilangan fokus dan secara tidak sengaja melangkah setengah, sementara treadmill masih bergerak. Jika Anda melompat dari treadmill dengan cepat, pergelangan kaki Anda mungkin berguling ke arah yang tidak wajar. Berjalan kaki di luar rumah, di atas jalan yang tidak rata juga meningkatkan risiko keseleo pergelangan kaki. 

Guna menghindari keseleo saat di atas treadmill sebaiknya biarkan klip treadmill menempel pada pakaian yang bisa menghentikan mesin saat Anda jatuh. "Bila Anda berlari di outdoor, cari jalan yang beraspal, atau jalan setapak karena medan dan lubang yang tidak rata, akan menyebabkan masalah pada kaki," kata Trowbridge menjelaskan.

2. Shin Splints 

Nyeri pada bagian tepi dalam tulang kering mungkin merupakan tanda sindrom stres tibialis medial, yang lebih dikenal dengan shin splints. Selain pelari, shin splints juga bisa menyerang pada Anda yang melakukan olahraga senam atau melompat. Risiko terbesar terkena shin splints bisa terjadi ketika Anda baru saja meningkatkan intensitas atau frekuensi latihan. Tanah yang tidak rata, menanjak atau menuruni bukit atau pada aspal keras juga meningkatkan risiko shin splints. Cara yang aman adalah memakai sepatu yang tepat dan lakukanlah bertahap bila Anda ingin meningkatkan intensitas latihan. Bila hendak berlari sebaiknya lakukan pemanasan dengan melakukan jumping jack supaya aliran darah bergerak dan otot terasa hangat.

3. Low back strains

Pernahkah Anda merasa tiba-tiba sakit pada bagian bawah punggung saat latihan? Jika ya, kemungkinan Anda sudah berlebihan dalam olahraga. Profesor Kinesiologi Cindy Trowbridge menjelaskan bila Anda melakukan squat atau deadlifts dengan cara yang tidak benar, akan membahayakan punggung bagian bawah. 

"Gerakan memutar atau twisting juga bisa menyiksa punggung bagian bawah. Anda bisa menderita ketegangan, bahkan yang lebih buruk lagi kompresi saraf," ucap Trowbridge.

Agar punggung bagian bawah tetap aman, bagi Anda yang masih pemula harus belajar bagaimana mempertahankan punggung tetap rata. Berbaring  telentang dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata di lantai. Tulang belakang Anda harus menyentuh lantai di bawah leher, dan punggung bawah. 












ROS
Share this Post:

Related Posts:

Our Partner