News

Preview GP Abu Dhabi: Semua Sensasi Ada di Sini

Sean Gelael saat beraksi di Sirkuit Yas Marina (Foto: Dok. Sean)
Yas Marina - Sejak pertama kali hadir di F1, Sirkuit Yas Marina langsung mengundang decak kagum. Mereka memang punya uang, tapi uang itu digunakan secara sangat tepat dan cermat untuk membuat sirkuit F1 yang sensasional.

Soal fasilitas jangan ditanya. Yas Marina bahkan menyediakan hotel yang tepat berada di atas sirkuit. Hotel Yas Viceroy Abu Dhabi lebih dari sekadar hotel bintang lima. Dan tentu saja karena letaknya persis di jantung pertunjukan F1 harga hotel yang kalau malam berwarna-warni ini pun selangit bila F1 digelar, bisa sampai 100 kali lipat dari harga normal.

Sensasi lain sirkuit yang terletak di sebelah timur kota Abu Dhabi ini adalah balapan dua kondisi, terang dan gelap. Dimulai sore dan berakhir malam hari. Pebalap dituntut bukan hanya bisa cepat, tapi juga beradaptasi dengan perubahan cahaya ke pandangan mereka.

Untuk mengisi waktu, silakan pula mampir ke sebelah sirkuit. Ada Ferrari World di sana. Di theme park tersebut kita bisa naik roller coaster tercepat di dunia, yang sejak start sudah melaju dalam kecepatan tinggi. Kencangkan ikat pinggang Anda!

Dari sisi layout sirkuit pun karakternya tak sembarangan. Ciri khas rancangan Hermann Tilke sangat terasa. Semua jenis tikungan ada di sini, dari yang pelan, medium, hingga cepat. 
Dua tempat menyusul ideal dibuat beruntun, yakni di lintasan lurus menjelang Tikungan 8 dan tak lama kemudian 11.

Selebihnya, para pebalap ditantang untuk cermat karena banyak area menyulitkan (tricky) yang bisa membuat mereka membuat kesalahan, seperti tiga tikungan cepat, 15, 16, dan 17.

Simulasi 1 Lap
Lintasan utama tidak memiliki lintasan lurus yang panjang, namun Tikungan 1 berpotensi menciptakan chaos selepas start karena bentuknya yang 90 derajat.

Selamat dari situ, para pebalap sedikit menaik melintasi area Tikungan 2, 3, dan 4 yang berubah arah kiri-kanan-kiri secara cepat dengan kecepatan 250, 270, sampai 290 km/jam.

Setelah itu para pebalap memasuki area paling pelan, Tikungan 5 dan 6 yang masing-masing dilewati dengan kecepatan 144 dan 85 km/jam saja. Uniknya, justru selepas situ mereka masuk area deteksi DRS pertama, menjelang hairpin Tikungan 7 yang dilahap pada kecepatan 64 km/jam.

Dan itulah tempat ancang-ancang bila ingin menyusul karena setelah itu melintasi lintasan lurus panjang dan masuk zona DRS. Pebalap bisa melaju hingga 330 km/jam dan kemudian mengerem tajam hingga 68 km/jam di Tikungan 8.

Setelah itu ada Tikungan 9 dan deteksi DRS lagi, sebelum ambil ancang-ancang di Tikungan 10 untuk masuk ke Zona DRS kedua di lintasan lurus menjelang Tikungan 11. Tiga belokan berdekatan, Tikungan 12, 13, 14 dipakai sebagai bekal melaju kencang di Tikungan 15, 16, dan 17 hingga 270 km/jam.

Setelah itu para pebalap melintas 100-an km/jam di bawah hotel mewah Yas Viceroy, Tikungan 18 dan 19, sebelum mengakhiri satu lap dengan melahap dua belokan terakhir, Tikungan 20 dan 21, dengan kecepatan sedang.
Share this Post:

Related Posts: