Official Website Sean Gelael and Formula 2 Livestream | Watch Formula 2 Live Here

News

7 Cara Melindungi Diri dari Serangan Jantung Mendadak

(Foto:Shutterstock)
Jakarta: Banyak kasus kematian orang muda, khususnya atlet, akibat serangan jantung mendadak. Yang teranyar, wafatnya kapten klub Fiorentina Davide Astori.

Kematian merupakan takdir Tuhan yang tak bisa dicegah, namun kita masih punya peluang melindungi diri dari serangan jantung.

Ada tujuh cara untuk melindungi diri dari serangan jantung mendadak, seperti dilansir Heart.org. 

1. Aktif Bergerak

Masukkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian Anda. Naik tangga bukan lift, parkir di ujung terjauh dari tempat parkir, atau gunakan istirahat makan siang Anda untuk berjalan cepat. Untuk kesehatan jantung, usahakan setidaknya 2 ½ jam aktivitas fisik sedang setiap minggu. Untuk latihan yang lebih intens, berolahraga minimal 75 menit sepanjang minggu, atau kombinasi keduanya.

Seiring dengan bertambahnya kekuatan dan stamina, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah, menjaga berat badan tetap terkendali, dan menurunkan kadar LDL alias kolesterol jahat. Aktivitas fisik yang teratur juga mengurangi risiko diabetes tipe 2, mengurangi depresi, meningkatkan kepadatan tulang, dan kualitas tidur yang lebih baik bagi orang dewasa. 
 
2. Kontrol Kolesterol

Semua orang memiliki kolesterol, zat lilin di aliran darah dan di sel tubuh. Patut Anda ketahui, kolesterol tak selalu buruk. Ia memainkan peran penting dalam menjaga tubuh tetap sehat. Tapi Anda harus menjaganya agar tetap seimbang. Ada dua jenis kolesterol. Jenis "baik" (HDL) dan jenis "buruk" (LDL). Kadar kolesterol jahat yang tinggi bisa menyumbat arteri, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Di sinilah peran kolesterol baik, yaitu membersihkan kolesterol jahat dari arteri.

Aktivitas fisik yang teratur, batasi asupan lemak jenuh (hindari daging merah, minum susu rendah lemak), batasi lemak trans, dan konsumsi lemak sehat (minyak nabati) akan membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Bagi sebagian orang, perubahan pola makan dan gaya hidup saja tidak cukup. Dokter mungkin akan meresepkan obat penurun kolesterol untuk menjaga kadar kolesterol Anda tetap normal. 
 
3. Makanan Sehat 

Mengonsumsi makanan yang tepat dapat membantu mengendalikan berat badan, tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Lakukan diet yang meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan pilihan sehat lainnya. Penny Kris-Etherton, Ph.D., R.D., seorang ahli gizi di Penn State University yang menggunakan Life's Simple 7 mengatakan, "Sangat penting untuk memilih buah dan sayuran daripada makanan berkalori kosong."

4. Jaga Kestabilan Tekanan Darah

Sekitar 33 persen orang dewasa di Amerika Serikat memiliki tekanan darah tinggi. Sekitar 14 persen orang dewasa berusia 60 tahun ke atas bahkan tidak tahu mereka mengidapnya. Itulah mengapa tekanan darah tinggi dijuluki "silent killer," tidak memiliki gejala, namun mematikan. Jaga tekanan darah Anda dalam rentang yang sehat, dimulai dengan mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung. Faktor penting lainnya adalah berolahraga secara teratur, menjaga berat badan, membatasi konsumsi garam dan alkohol, dan minum obat yang diresepkan dokter.
 
5. Pertahankan Berat Badan Sehat

Kelebihan berat badan dan obesitas merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Di Amerika Serikat, 69 persen orang dewasa kelebihan berat badan atau obesitas. Indeks massa tubuh yang lebih tinggi (BMI) dikaitkan dengan tingginya risiko diabetes tipe 2, dan obesitas merupakan indikator kuat seseorang tidur tidak teratur. Bagi orang dewasa dengan kelebihan berat badan dengan faktor risiko kardiovaskular lainnya (tekanan darah tinggi), lakukan penurunan berat badan 3-5 persen dari berat badan untuk memeroleh hasil yang baik secara klinis. Penurunan berat badan yang lebih besar akan membuahkan hasil yang lebih besar pula terhadap kadar kolesterol, dan gula darah. 

6. Kurangi Gula Darah

Diabetes adalah faktor risiko penyakit kardiovaskular. Tingkat kematian penyakit jantung di antara orang dewasa dengan diabetes adalah dua hingga empat kali lebih tinggi daripada orang dewasa tanpa diabetes. Anda dapat meminimalkan dampak diabetes terhadap tubuh, dan bahkan mencegah atau menunda timbulnya diabetes dengan cara makan dengan benar, mengendalikan berat badan, berolahraga, dan minum obat yang diresepkan dokter. Dalam beberapa kasus, perubahan gaya hidup dapat mengurangi frekuensi pengobatan medis.
 
7. Berhenti Merokok

Sudah waktunya menendang kebiasaan buruk itu. Orang yang tidak merokok akan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, kanker, dan paru-paru kronis. Berhenti merokok sekarang, dan Anda akan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke dalam beberapa tahun.
ROS
Share this Post:

Related Posts:

Our Partner